(Sajak ini pernah disiarkan di dalam Majalah Obor Maktab Perguruan Teruntum,Kuantan 1991)
bermula di sini
sayangnya bila kenangan mengalir di mata
bukanlah semudah kata-kata melafazkan
setiap hadirnya mengenang
sayonara serata kesayangan
kuliah pensyarah dan diri yang kerap tertinggal
Kita akan sama-sama berangkat pergi
apa salahnya
tinggalkan kesayangan ini
dengan hati tenang fikiran matang
seiring restu pak guru
kiranya seperti itulah
harapan yang terberi
kita barisan pembangun ilmu
tetap menghanyutkan diri bila-bila
Taman kenangan MPT
kita bajai dengan praktik dan teori
berakhir di sini....
kitalah jua yang tetap pergi
sambil merelakan kenangan
kerap meninggalkan diri.
20.6.1991-Sri Damai
No comments:
Post a Comment